Sinergi BPSB Maluku dan BRMP Maluku, Siapkan Revolusi Benih Bersertifikat
Kunjungan penting dilakukan oleh Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Maluku, Mufli Tuanaya, ke Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku dalam rangka memperkuat sinergi pengembangan sektor perbenihan. Pertemuan ini menjadi momentum strategis melalui rapat koordinasi yang membahas upaya pemurnian serta sertifikasi benih, sebagai langkah konkret meningkatkan kualitas pertanian di wilayah Maluku. Kedatangan Kepala BPSB Maluku disambut langsung oleh Kepala BRMP Maluku Gunawan bersama jajaran, termasuk Kapoksi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian Aksan Lou, Pengawas Benih Tanaman Mitha Febrianti Yutananda dan Nathalia Ully Nadeak, serta para penyuluh pertanian dari BRMP Maluku.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan produktif, kedua pihak menyoroti pentingnya penyediaan benih berkualitas, seperti benih berlabel ungu atau Benih Pokok (Stock Seed). Benih jenis ini memiliki peran vital dalam menjaga kemurnian varietas dan meningkatkan hasil produksi pertanian. Selama ini, banyak petani di Maluku masih bergantung pada pasokan benih dari luar daerah, yang tidak hanya meningkatkan biaya produksi tetapi juga memperlambat akses terhadap benih bersertifikat.
Melalui koordinasi ini, BRMP Maluku menyatakan kesiapan untuk mengambil peran lebih besar sebagai penangkar benih di tingkat provinsi. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan ketersediaan stok benih unggul secara berkelanjutan di dalam daerah, sekaligus memutus ketergantungan petani terhadap distribusi dari luar Maluku. Dengan adanya dukungan teknis dan pengawasan dari BPSB, proses pemurnian dan sertifikasi benih diyakini dapat berjalan lebih optimal dan terstandar.
Program ini direncanakan mulai dijalankan pada Juni 2026 mendatang. Harapannya, BRMP Maluku dapat menjadi pusat pengembangan benih yang andal, sehingga petani lebih mudah mendapatkan benih bersertifikat dengan harga terjangkau. Upaya ini tidak hanya akan meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memperkuat kemandirian pangan dan kesejahteraan petani di Provinsi Maluku.