Informasi mengenai waktu, lokasi, dan rencana kerja/kegiatan Badan Standardisasi Instrumen Pertanian dalam kurun waktu satu tahun.
| No | Tanggal | Judul | Lokasi | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 09 Jul 2026 | Sosialisasi Bersama PT Taspen dan Bank Mandiri Perkuat Pemahaman Jaminan Sosial ASN | Aula Gandaria BRMP Maluku | Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku menggelar sosialisasi bersama PT Taspen (Persero) dan Bank Mandiri bagi pegawai BRMP Maluku, penyuluh pertanian Cost Sharing (CWS) Provinsi Maluku, serta penyuluh pertanian CWS Kota Ambon pada 9 Juli 2026 di Aula Gandaria. Kegiatan dibuka oleh Kasubbag Tata Usaha, M. Yusuf Nurdin, yang menekankan pentingnya pemahaman terhadap program jaminan sosial bagi aparatur dan penyuluh pertanian, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pengantar oleh Koordinator CWS Provinsi Maluku, Hamid. Selanjutnya, narasumber dari PT Taspen (Persero) dan Bank Mandiri memaparkan secara komprehensif berbagai program perlindungan bagi ASN, meliputi Jaminan Hari Tua, Program Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian, termasuk mekanisme layanan serta manfaat yang dapat diperoleh peserta. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, memberikan kesempatan kepada peserta untuk menggali informasi secara langsung sehingga semakin memahami hak, manfaat, dan prosedur layanan yang tersedia sebagai bentuk perlindungan dan peningkatan kesejahteraan aparatur. |
| 2 | 06 Jul 2026 | BRMP Maluku Perkuat Sinergi PJ/LO untuk Percepat Swasembada Pangan di Provinsi Maluku | Aula Gandaria BRMP Maluku | Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku menggelar pertemuan koordinasi bersama Penanggung Jawab/Liaison Officer (PJ/LO) Swasembada Pangan Provinsi Maluku pada 6 Juli 2026 di Aula BRMP Maluku. Pertemuan yang dipimpin oleh Plt. Kepala BRMP Maluku bersama Gunawan ini menjadi momentum penting dalam mengevaluasi pelaksanaan pendampingan di lapangan, khususnya penyampaian laporan dari PJ/LO yang telah bertugas di Kabupaten Maluku Barat Daya, Kepulauan Aru, dan Buru. Selain mengevaluasi capaian dan perkembangan kegiatan, rapat juga membahas berbagai persiapan penugasan PJ/LO yang akan turun ke wilayah masing-masing guna memastikan pelaksanaan program swasembada pangan berjalan lebih efektif, terarah, dan sesuai target. Berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan turut menjadi fokus pembahasan, disertai penyusunan langkah-langkah strategis untuk mengatasinya melalui penguatan koordinasi, komunikasi, dan sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan, sehingga upaya percepatan swasembada pangan di Provinsi Maluku dapat terlaksana secara optimal. |
| 3 | 29 Jun 2026 | BRMP Maluku Pacu Tanam, Wujudkan Swasembada Pangan | BRMP Maluku | Ambon, 29 Juni 2026 — BRMP Maluku melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka percepatan pencapaian target Luas Tambah Tanam (LTT), optimalisasi pelaksanaan Tanam Model PM-AAS (Pertanian Modern Model Advanced Agricultural System), serta evaluasi perkembangan realisasi tanam di wilayah kerja masing-masing. Rapat dibuka oleh Plt. Kepala BRMP Maluku Gunawan dan dihadiri oleh 20 peserta yang terdiri atas Kelsi Penyuluh CWS, Kapoksi dan Katimker BRMP Maluku, PJ Kegiatan Swasembada Pangan/LO Kabupaten, serta Penyuluh CWS.
Dalam arahannya, Kepala Balai memberikan penguatan mengenai prinsip utama pertanian modern PM-AAS, rekomendasi varietas yang sesuai untuk pengembangan PM-AAS, serta analisis usaha tani budidaya padi berbasis sistem modern. Hingga 28 Juni 2026, capaian LTT tercatat sebesar 45,12 persen. Kepala Balai menegaskan bahwa capaian tersebut perlu terus ditingkatkan melalui kerja sama yang lebih intensif antara penyuluh dan pendamping lapangan guna mendukung target swasembada pangan.
Rapat juga membahas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan serta merumuskan solusi agar petani tetap semangat dalam meningkatkan produksi pertanian. Para penyuluh diharapkan melakukan pendekatan yang lebih aktif kepada petani untuk mendorong penerapan pertanian modern, sehingga produktivitas meningkat dan berdampak pada peningkatan ekonomi petani. BRMP Maluku menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi petani dalam mewujudkan pertanian yang maju, modern, dan berkelanjutan demi tercapainya swasembada pangan di Maluku.
|
| 4 | 15 Jun 2026 | BRMP Maluku adakan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan untuk Perkuat dan Tingkatkan Kinerja TA 2026 | AOR BRMP Maluku | Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku menggelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Tahun Anggaran 2026 di AOR BRMP Maluku guna memperkuat kinerja organisasi dan memastikan pelaksanaan program berjalan optimal. Rapat yang dipimpin Plt. Kepala BRMP Maluku, Gunawan, menghadirkan Kapoksi Program dan Pengujian, Novendra Cahyo Nugroho, sebagai pemateri utama, serta dihadiri Kapoksi Pendampingan Modernisasi Pertanian Jacob Mathias Ayal, Kepala IP2MP Makariki La Dahamarudin, Plh. Kabag Tata Usaha M. Yusuf Nurdin, para Ketua Tim Kerja, Tim PUMK, dan pejabat fungsional. Dalam kegiatan tersebut, peserta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian program dan kegiatan sepanjang tahun 2026, membahas berbagai kendala di lapangan, serta merumuskan langkah tindak lanjut yang lebih efektif dan terukur untuk meningkatkan sinergi antarunit kerja. Selain aspek manajerial dan kinerja organisasi, rapat juga menyoroti perkembangan kegiatan teknis perbenihan komoditas strategis, yakni padi, jagung, dan bawang merah, yang menjadi fokus dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas pertanian daerah. Melalui evaluasi yang komprehensif, BRMP Maluku optimistis seluruh target program tahun 2026 dapat tercapai secara maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi petani serta pembangunan sektor pertanian di Maluku. |
| 5 | 05 Jun 2026 | Rapat Koordinasi Strategi Luas Tambah Tanam | AOR BRMP Maluku | Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku menggelar Rapat Koordinasi Strategi Luas Tambah Tanam (LTT) pada 5 Juni 2026 di Aula Office Room (AOR) BRMP Maluku. Rapat yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala BRMP Maluku, Gunawan, ini dihadiri oleh para Penanggung Jawab (PJ) BRMP Maluku serta Penyuluh Pertanian CWS Provinsi. Dalam pertemuan tersebut, peserta melakukan evaluasi terhadap capaian dan realisasi LTT bulan Mei 2026 sekaligus membahas target LTT bulan Juni yang ditetapkan sebesar 2.955 hektare. Berbagai strategi percepatan pun dirumuskan untuk memastikan target tersebut dapat tercapai secara optimal. Suasana rapat berlangsung dinamis dengan setiap PJ menyampaikan kondisi dan kendala yang dihadapi di wilayah binaannya masing-masing. Berbagai solusi dan langkah tindak lanjut dibahas secara bersama guna mengatasi hambatan di lapangan, mulai dari percepatan tanam hingga penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan. Selain fokus pada pencapaian target LTT, rapat juga menyoroti kinerja penyuluh pertanian sebagai ujung tombak pembangunan pertanian. Berbagai upaya peningkatan kapasitas dan kinerja penyuluh menjadi perhatian utama agar pendampingan kepada petani semakin efektif dan mampu mendukung percepatan swasembada pangan di Maluku. |
| 6 | 02 Jun 2026 | Penguatan Tata Kelola & Akuntabilitas BRMP Maluku | AOR BRMP Maluku | Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku terus memperkuat tata kelola organisasi yang profesional dan akuntabel melalui peningkatan kepatuhan administrasi dan kualitas pelaporan. Sebagai tindak lanjut hasil Audit Ketaatan Internal, Tim Satuan Pengawas Internal (SPI) BRMP Maluku memaparkan langkah-langkah perbaikan pasca audit yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala BRMP Maluku, Gunawan, pada Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini menekankan pentingnya pemutakhiran SOP, penguatan pengelolaan dokumen pendukung yang terintegrasi, serta sinergi antarunit kerja guna mendukung penyediaan data yang akurat dan mudah ditelusuri. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen BRMP Maluku dalam mewujudkan organisasi yang efektif, transparan, berintegritas, dan berorientasi pada hasil. |
| 7 | 20 May 2026 | Strategi Percepatan Luas Tambah Tanam Padi di Maluku | AOR BRMP Maluku | |
| 8 | 05 May 2026 | Rapat Koordinasi Luas Tambah Tanam | AOR BRMP Maluku | Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Maluku melaksanakan rapat koordinasi bersama BBPPTP Ambon dan CWS Penyuluh Provinsi Maluku pada 5 Mei 2026 guna membahas pengembangan penangkar benih dan program mandiri benih di AOR BRMP Maluku. Dalam pertemuan tersebut juga dibahas bantuan CPCL irpom dan padi sebagai upaya mendukung peningkatan produksi pertanian di wilayah Maluku. Selain itu, peserta rapat mengevaluasi capaian luas tambah tanam (LTT), mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, serta merumuskan langkah-langkah solusi dan strategi penanganan agar program pertanian dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. |
| 9 | 24 Apr 2026 | BRMP Maluku Evaluasi Rantai Informasi Pertanian dan Luas Tambah Tanam | AOR BRMP Maluku | Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku menggelar rapat strategis terkait pendampingan program swasembada pangan di AOR BRMP Maluku pada Jumat, 24 April 2026, yang dipimpin oleh Plt. Kepala BRMP Maluku, Gunawan, dan dihadiri oleh Kelsi penyuluh Provinsi Maluku Hamid, penyuluh pertanian CWS Provinsi Maluku, serta para Penanggung Jawab (PJ) kabupaten. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendorong ketahanan dan kemandirian pangan di wilayah Maluku, dengan fokus utama pada evaluasi serta perbaikan alur diseminasi informasi pertanian dari Kementerian Pertanian hingga ke tingkat petani. |
| 10 | 20 Apr 2026 | BRMP Maluku Ikuti Rakor Nasional Mentan Amran Sulaiman Melalui Daring | Kementerian Pertanian | Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku turut ambil bagian secara daring dalam rapat strategis yang dipimpin Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersama sekitar 170 bupati se-Indonesia di Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada Senin (20/4/2026), guna mempercepat realisasi anggaran besar senilai Rp12 triliun untuk sektor pertanian. Dalam pertemuan tersebut, Mentan menegaskan bahwa dana akan difokuskan pada program hibah tanaman senilai Rp9,95 triliun—mencakup komoditas unggulan seperti tebu, kopi, kakao, mete, pala, dan kelapa—serta penguatan infrastruktur irigasi lebih dari Rp3 triliun melalui cetak sawah baru, optimalisasi lahan, dan pompanisasi hingga 1,5 juta hektare. Program ambisius yang ditargetkan berjalan pada 2026–2027 ini diharapkan mampu meningkatkan produksi, mempercepat swasembada pangan, serta mendorong kesejahteraan petani, sejalan dengan kolaborasi lintas sektor di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto. |