Tinjau Kesiapan Lahan Produktif untuk Program Irigasi Perpompaan di Tanimbar
Dalam rangka mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan percepatan swasembada pangan, BRMP Maluku bersama para penyuluh dari seluruh kecamatan dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar melakukan peninjauan lapangan terhadap calon lokasi Program Irigasi Perpompaan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Peninjauan dilakukan di Desa Olilit dan Desa Tumbur untuk melihat kesiapan lahan, kondisi sumber air, serta kebutuhan pengairan kelompok tani.
Di Desa Olilit, tim BRMP Maluku meninjau lahan Poktan Akiain yang diketuai oleh Ifo Rananmase dengan luas lahan total sekitar 15 Ha. Lahan tersebut merupakan lahan produktif yang rutin ditanami setiap tahun. Namun, keterbatasan ketersediaan air, terutama pada musim kemarau, menjadi kendala utama bagi petani. Selama ini, pengairan masih dilakukan secara manual sehingga petani cenderung melakukan penanaman sesuai musim dengan ketersediaan air. Kelompok tani juga tengah mengupayakan pembuatan sumur secara mandiri untuk mendukung kebutuhan pengairan. Berdasarkan informasi dari ketua poktan bahwa komoditas yang pernah dikembangkan antara lain padi gogo varietas Inpari 32, Vas meme dan varietas lokal lainnya.
Pada kesempatan tersebut, para penyuluh juga melakukan praktik langsung pembuatan polygon di lapangan menggunakan aplikasi GPS Field Area Measure yang dipandu oleh tim BRMP. Praktik ini memberikan pengalaman langsung kepada penyuluh dalam menentukan titik koordinat, mengukur luasan lahan, serta menghasilkan data polygon sesuai kondisi aktual di lapangan sebagai bagian dari kelengkapan data usulan program Kementan.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Desa Tumbur, lokasi Poktan Tanimbar Sejahtera yang diketuai oleh Yakobus Fenanlampir. Kelompok tani tersebut memiliki lahan seluas 20 Ha dengan dukungan 5 titik sumur sebagai sumber air. Meskipun lahan siap dan rutin dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya seperti padi, cabai, tomat, dan komoditi lainnya, namun pengairan masih dilakukan secara manual sehingga diperlukan dukungan irigasi perpompaan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber air dan mendukung kegiatan budidaya.