Tanam Perdana PM AAS di Seram Bagian Barat
Pada 21 Juli 2025 bertepat di Desa Waimital Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat dilalukan tanam perdana PM ASS. Kegiatan ini dihadiri oleh BRMP, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku beserta jajaran, Kepala BBPPTP Ambon selaku Pj Swasembada Kabupaten Seram Bagian Barat, Kepala Dinas Pertanian Seram Bagian Barat, penyuluh, PBT, POPT, kepala desa, serta petani setempat dengan total peserta 60 orang.
Tanam perdana dilakukan pada lahan seluas 1.5 ha menggunakan varietas Cakrabuana. Cakrabuana memiliki keunggulan dengan potensi hasil mencapai 10,2 ton per hektare dengan rata-rata hasil sekitar 7,5 ton per hektare; jumlah gabah isi yang cukup tinggi, sekitar 131 butir per malai; serta bentuk tanaman yang ideal dengan tinggi sekitar 105 cm dan daun bendera agak tegak. Dari sisi mutu hasil, gabah Cakrabuana berbentuk panjang dan ramping, menghasilkan beras dengan kualitas baik dan nasi yang pulen dengan kadar amilosa sekitar 22 persen. Selain itu, varietas ini memiliki ketahanan terhadap hama dan penyakit serta mampu beradaptasi di berbagai lingkungan, termasuk kekeringan dan banjir sehingga sangat berpotensi mendukung peningkatan produktivitas, efisiensi usaha tani, dan ketahanan pangan.
BRMP Maluku yang diwakili Kapoksi Program dan Pengujian Novendra menyampaikan bahwa diperlukan kolaborasi bersama untuk mencapai target LTT PM AAS sejumlah 326 ha di Seram Bagian Barat dan 4.114 ha untuk Provinsi Maluku. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Ilham Tauda menegaskan bahwa program ini sebagai bagian untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung swasembada berkelanjutan.
Kegiatan ini dirangkai dengan diskusi yang berfokus pada percepatan cpcl program pemerintah serta optimalisasi berbagai bantuan/alsintan yang telah diterima. Para peserta juga menyampaikan berbagai usulan/masukan kepada pimpinan pertanian terkait pembangunan pertanian di Seram Bagian Barat khususnya pada lahan sawah.
Dalam kesempatan tersebut, turut dilakukan penyerahan alat tanam benih langsung (Atabela) PM AAS kepada Koordinator Tim Kerja Penyuluh Kabupaten Seram Bagian Barat sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan produktivitas dan modernisasi sektor pertanian. Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat memperkuat peran penyuluh dalam mendampingi petani, mempercepat proses tanam, dan turut menyukseskan program swasembada pangan melalui Model PM-AAS.