Produksi Beras Naik, BRMP Maluku Fokus Percepatan Tanam Padi
Ambon, 20 Januari 2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku menghadiri kegiatan sinkronisasi data Luas Tambah Tanam (LTT) padi serta evaluasi kegiatan pertanian tahun 2025 dan percepatan program tahun 2026 yang dilaksanakan di Dinas Pertanian Provinsi Maluku.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BRMP Maluku Gunawan, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Ilham Tauda, serta berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, baik secara langsung maupun daring. Dalam pemaparannya, Ilham Tauda menyampaikan bahwa realisasi tanam padi sawah dan padi gogo tahun 2025 mencapai 85,2 persen dari target, dengan estimasi produksi beras meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk tahun 2026, Pemerintah Provinsi Maluku menargetkan peningkatan LTT padi dan jagung, pemenuhan benih unggul dan berkualitas, pengembangan pangan lokal, peningkatan produktivitas dan efisiensi pertanian, serta kemudahan akses pembiayaan petani melalui KUR.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BRMP Maluku Gunawan menegaskan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan, ditandai dengan produksi beras nasional tahun 2025 sebesar 34,71 juta ton di Maluku, realisasi CPCL padi gogo telah mencapai 92,62 persen,sedangakan Menurut rilis BPS 2025 Produktivitas Padi di Maluku mengalami kenaikan dari 4,6 ton / ha tahun 2024 menjadi 5,1 Ton/ha, sementara capaian LTT Januari 2026 hingga tanggal 19 telah mencapai 51,03 persen dari target bulanan.
Sebagai langkah percepatan, BRMP Maluku mendorong pemetaan potensi tanam melalui aplikasi, percepatan tanam maksimal 14 hari setelah panen, pemanfaatan lahan kosong, pergeseran pola tanam dengan prioritas padi, serta penyediaan alsintan, air, dan benih genjah. Kegiatan ini ditutup dengan diskusi untuk menyamakan data dan memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendukung percepatan tanam dan ketahanan pangan di Provinsi Maluku.