Hadir sebagai Narasumber untuk Perkuat Kelompok Perhutanan Sosial melalui FAPE di Kab. SBT
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku melalui Raihan hadir sebagai narasumber dalam memperkuat program Fasilitasi Agroforestri Pangan dan Energi (FAPE) yang dilaksanakan Balai Perhutanan Sosial (BPS) Ambon pada 20–25 Agustus 2026 di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Mengusung materi penguatan kelompok perhutanan sosial melalui peran penyuluh pertanian dan penggunaan benih bersertifikat, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong masyarakat mengelola potensi lahan secara lebih produktif dan berkelanjutan.
Pelaksanaan FAPE menyasar tiga desa dengan total target pengembangan mencapai 250 hektare, masing-masing Desa Bula seluas 50 hektare, Bula Air 100 hektare, dan Desa Salas 100 hektare. Kegiatan tersebut mendapat dukungan lintas sektor, di antaranya Kepala Seksi Wilayah I Maluku Balai Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, Lentjie S. Y. Leleulya beserta tim, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten SBT Idris, Kepala UPTD KPH Kabupaten SBT Umar, Ketua Tim Kerja Penyuluh Kabupaten SBT Muriani, Koordinator BPP Kecamatan Bula Sahabai, serta para kepala desa setempat. Sinergi tersebut memperkuat pendampingan kelompok agar mampu mengembangkan agroforestri yang tidak hanya menjaga kelestarian kawasan, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Kehadiran BRMP Maluku dalam kegiatan ini menegaskan pentingnya inovasi pertanian, penyuluhan, dan benih bermutu sebagai fondasi keberhasilan FAPE. Melalui pendampingan yang terarah, kelompok perhutanan sosial diharapkan semakin siap mengoptimalkan lahan untuk menghasilkan komoditas pangan sekaligus mendukung pengembangan energi tanpa mengabaikan keberlanjutan lingkungan. Dengan kolaborasi pemerintah, penyuluh, pengelola kawasan, dan masyarakat desa, FAPE di Kabupaten SBT diharapkan menjadi langkah nyata menuju pengelolaan perhutanan sosial yang produktif, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.