BRMP Maluku Mengawal Kegiatan Roguing dan Monitoring Fase Pertumbuhan Padi di Kab. SBB
Semangat modernisasi pertanian kembali terlihat di Desa Waimital, Kabupaten Seram Bagian Barat, saat Tim Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku yang diwakili oleh Pengawas Benih Tanaman Mitha Febrianti Yutananda dan Nathalia Ully Nadeak turun langsung ke lapangan untuk mengawal kegiatan Roguing dan Monitoring Fase Pertumbuhan Padi Varietas Inpari 42 dan Padjajaran. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam Program Perbenihan Tahun 2026 guna memastikan benih padi unggul yang dihasilkan memiliki mutu dan kemurnian genetik terbaik. Kehadiran tim di tengah hamparan sawah menjadi bukti nyata komitmen BRMP Maluku dalam mendukung ketahanan pangan melalui pengawasan intensif sejak fase pertumbuhan tanaman.
Bertempat di Desa Waimital, pengamatan dilakukan pada empat titik lahan seluas masing-masing satu hektare dengan melibatkan kolaborasi aktif antara BRMP Maluku, petani, penyuluh pertanian, serta Petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dari BPHPT. Tim melakukan pengamatan detail terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan, hingga identifikasi tanaman “tipe simpang” yang berpotensi menurunkan kualitas benih. Tanaman yang menyimpang langsung dicabut hingga ke akar agar tidak mencemari varietas utama, sehingga kemurnian genetik padi tetap terjaga.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi langkah teknis dalam proses produksi benih, tetapi juga mencerminkan sinergi kuat antarinstansi dan petani dalam menghadirkan benih padi yang sehat, murni, dan berkualitas tinggi. Dengan pengawalan yang ketat sejak awal pertumbuhan, diharapkan varietas Inpari 42 dan Padjajaran mampu memberikan hasil optimal dan menjadi andalan petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Maluku pada masa mendatang.