BRMP Maluku Dampingi Petani Buru Terapkan Tanam Padi dengan PM AAS
Kamis, 9 Juli 2026, BRMP Maluku kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan swasembada pangan melalui pendampingan penerapan teknologi budidaya padi. Bertempat di Desa Debowae, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, kegiatan tanam padi menggunakan alat PM AAS berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari penyluh dan petani.
Kegiatan pendampingan dilakukan oleh Mulyadi dan Basaria Imelda Situmorang dari BRMP Maluku. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Kerja Kabupaten Buru Toto Sudaryanto, Babinsa Suhardi, Kepala BPP Waelata Pamudji, penyuluh dan petani, dengan jumlah peserta mencapai 20 orang. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi wujud sinergi dalam mendorong adopsi inovasi teknologi pertanian guna meningkatkan produktivitas padi di Kabupaten Buru.
Pada kegiatan ini dilakukan penanaman padi seluas 0,35 ha menggunakan varietas unggul Inpari 42 dengan kebutuhan benih sebanyak 20 kg dan waktu tanam 30 menit. Sebelum ditanam menggunakan alat PM AAS, benih terlebih dahulu melalui proses perendaman dan pemeraman sesuai rekomendasi teknis agar menghasilkan pertumbuhan yang seragam dan optimal. Penerapan teknologi tanam ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan benih, mempercepat proses tanam, serta mendukung hasil panen yang lebih baik.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus dukungan kepada petani, BRMP Maluku menyerahkan alat tanam PM AAS agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam kegiatan budidaya padi. Bantuan ini diharapkan mampu mendorong semakin banyak petani menerapkan teknologi modern dalam usaha tani mereka serta menjadi langkah nyata dalam menyukseskan program swasembada pangan nasional. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan sukses berkat kerja sama yang baik antara BRMP Maluku, pemerintah daerah, penyuluh, aparat kewilayahan, dan para petani.
https://web.facebook.com/share/p/1D4n4KbfgH/