Bimtek Padi Gogo dan Pemetaan Digital Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Pertanian Kab. Buru Selatan
Pada 10 Juli 2026, Penanggung Jawab Swasembada Pangan Wilayah Buru Selatan, Klara Naibaho, bersama CWS Penyuluh Provinsi Maluku, Noortje Imelia Lewerissa, melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Padi Gogo dan Pembuatan Polygon Menggunakan Google Earth untuk Pemetaan Lahan di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Buru Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 24 penyuluh pertanian dari seluruh Kabupaten Buru Selatan sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung program swasembada pangan melalui penerapan teknologi dan budidaya padi gogo yang berkelanjutan.
Kegiatan dibuka dengan sambutan sekaligus pemaparan dari Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buru Selatan, Fahruddin Said, S.P., yang menyampaikan arah kebijakan pembangunan pertanian, visi dan misi daerah, serta pentingnya pelestarian dan pengembangan varietas lokal padi gogo. Dalam kesempatan tersebut, beliau berharap varietas lokal Kabupaten Buru Selatan seperti Kaulawan, Masir, Palpulut, Pal Mite (Padi Hitam), dan Pal Merat (Padi Merah) segera didaftarkan sebagai varietas unggul lokal sehingga memiliki nilai tambah dan dapat menjadi kebanggaan daerah.
Materi bimtek meliputi teknik budidaya padi gogo, praktik penggunaan aplikasi Open Camera, serta pembuatan polygon menggunakan Google Earth untuk pemetaan lahan pertanian. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Sejumlah penyuluh membawa laptop masing-masing dan salah seorang peserta mempraktikkan langsung pembuatan polygon yang ditampilkan melalui proyektor sehingga seluruh peserta dapat mengikuti proses pembelajaran secara bersama-sama. Suasana pelatihan berlangsung interaktif, membuktikan bahwa teknologi digital dapat dipelajari dengan mudah apabila didukung semangat belajar. Meski demikian, para narasumber menekankan bahwa penguasaan keterampilan ini memerlukan latihan mandiri secara berkelanjutan agar peserta semakin mahir dalam melakukan pemetaan lahan.
Sebagai evaluasi, seluruh peserta mengikuti pre-test dan post-test, yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 15 persen setelah mengikuti bimtek. Hasil ini menjadi indikator positif bahwa pelatihan berhasil meningkatkan kompetensi penyuluh pertanian di Kabupaten Buru Selatan. Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas penyuluh, BRMP Maluku juga menyerahkan 12 buku pegangan berjudul Pengenalan Hama Penyakit Tanaman Padi sebagai referensi lapangan. Diharapkan, bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui kegiatan ini mampu memperkuat peran penyuluh dalam mendampingi petani, meningkatkan produktivitas padi gogo, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan di Kabupaten Buru Selatan.