Bawang Merah Tajuk Disiapkan Jadi Benih Unggulan BRMP Maluku
BRMP Maluku merencanakan penanaman bawang merah varietas Tajuk di Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, sebagai langkah awal pengembangan kawasan produksi benih hortikultura. Sebelum penanaman dilakukan, BRMP masih menunggu hasil analisis sampel dari BPSB Pertanian Maluku untuk memastikan proses pemurnian varietas. Tahapan ini bertujuan memastikan bahwa benih yang akan ditanam benar merupakan benih berlabel biru sesuai standar sertifikasi, sehingga dapat menjadi sumber benih yang berkualitas di Maluku (22/7/2026).
Varietas Tajuk merupakan bawang merah yang berasal dari introduksi Thailand melalui seleksi positif dan termasuk varietas klon. Tanaman ini memiliki tinggi 26,4–40 cm dengan daun berwarna hijau sedang dan umbi berbentuk bulat berwarna merah muda cerah. Umur panennya relatif singkat, yaitu sekitar 52–59 hari setelah tanam. Tajuk mampu menghasilkan 5–15 umbi per rumpun dengan hasil panen mencapai 11–16 ton per hektare, serta memiliki daya simpan umbi selama 3–4 bulan pada suhu ruang. Keunggulan lainnya adalah mampu beradaptasi dengan baik pada musim kemarau maupun musim hujan, memiliki aroma yang tajam sehingga cocok sebagai bahan baku bawang goreng, serta sesuai dikembangkan di dataran rendah pada ketinggian 46–95 mdpl.
Dalam rencana kegiatan tersebut, BRMP Maluku akan menanam 50 kilogram benih bawang merah varietas Tajuk pada lahan seluas 0,43 hektare di Desa Waai. Kegiatan ini melibatkan Kelompok Tani Sinar Tani sebagai mitra pelaksana di lapangan. Penanggung jawab kegiatan, Irfan Ohorela, menyampaikan bahwa seluruh tahapan akan dilaksanakan sesuai prosedur sertifikasi benih, dimulai dari memastikan kemurnian varietas sebelum penanaman dilakukan.
Melalui kegiatan ini, BRMP Maluku menargetkan untuk menjadi produsen benih hortikultura sekaligus berkembang sebagai penangkar benih bawang merah yang mampu menyediakan benih bermutu bagi petani di Maluku. Dengan dukungan proses sertifikasi yang baik, diharapkan varietas Tajuk dapat menjadi salah satu sumber benih unggul yang meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta kemandirian benih hortikultura di Maluku.
https://www.facebook.com/share/p/1919YneZBT/